Artikel tutorial mengedit web dengan dreamweaver 8

Artikel tutorial mengedit web dengan dreamweaver 8

 

Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kode html.

Ketika dokumen Adobe Photoshop tersimpan dalam bentuk web maka secara otomatis akan membuat tag html sendiri sehingga tidak perlu bersusah payah mengetik kode html. Anda dapat membuktikan sendiri seperti nampak pada gambar berikut.

dreamweaver_01.gif

1. Mengubah Objek menjadi Background

Tidak semua gambar (image) yang pada web yang telah kita buat diganti. Jika image tersebut berfungsi sebagai tombol, maka Anda dapat menambahkan menu pull down agar tampilan website lebih menarik. Anda juga dapat membuat tombol dalam bentuk mouse over, dan lain sebagainya.

Pada bagian ini, kita akan mencoba membahas tentang teknik penggantian objek gambar menjadi latar belakang (backgrdound) agar kita dapat memasukkan beberapa komponen di dalamnya (teks maupun grafik).

  1. Pertama kali, bukalah file index.html menggunakan Macromedia Dreamweaver.
    Gambar 1

  2. Setelah file terbuka, tentukan terlebih dahulu image mana saja yang akan di jadikan latar belakang dan bagian mana saja yang akan dijadikan sebagai tombol. Sebagai contoh, klik image di bagian bawah teks New Product.
    Gambar 2

  3. Pada bagian Properties, tertulis Src = images/index_26.gif. Hal itu berarti kita tidak dapat memasukan teks di atas gambar tersebut karena objek tersebut adalah image, bukan merupakan background. Tekan Del untuk menghapusnya.
    Gambar 3

  4. Klik pada Background URL of cell untuk memilih gambar yang akan dijadikan latar belakang (background). Oleh karena nama file yang baru saja dihapus adalah index_26.gif maka gunakan file tersebut sebagai latar belakang.
    Gambar 4

  5. Ketikkan images/index_26.gif pada kolom Bg.
    Gambar 5

  6. Lakukan hal yang sama pada bagian lain apabila ingin dijadikan sebagai latar belakang agar kita dapat memasukkan objek berupa teks, animasi, maupun gambar.


2. Memasukkan Objek

Objek yang dimaksud dapat berupa animasi, gambar, maupun teks. Dalam Macromedia Dreamweaver proses memasukkan objek sangat mudah karena sudah disediakan tool yang sangat lengkap. Anda tinggal memilih objek apa yang akan dimasukkan. Berikut ini akan membahas masalah teknik memasukkan objek berupa teks.

  1. Letakkan kursor pada tempat yang akan ditambahkan teks.
    Gambar 11

  2. Pada penel Properties, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar berikut.
    Gambar 12

  3. Ketikkan beberapa kalimat yang berisi berita, kemudian aturlah format teks tersebut seperti nampak pada gambar berikut.
    Gambar 13

  4. Anda bisa memasukkan image di antara teks tersebut. Untuk melakukan hal itu, pertama kali letakkan kursor di awal paragraf kemudian pilih menu Insert > Image.
    Gambar 14

  5. Pilih file gambar yang akan dimasukkan dalam dokumen tersebut.
    Gambar 15

  6. Apabila berhasil memasukkan gambar, maka akan terlihat objek tersebut berada di depan paragraf. Namun posisinya masih kurang sempurna karena susunan teks terdorong oleh gambar tersebut.
    Gambar 16

  7. Agar tampilan lebih rapi, Anda dapat mengatur posisi gambar sehingga seluruh teks akan berada di sebelah kanan gambar. Untuk melakukan hal tersebut, pada panel Properties pilih Left untuk Align.
    Gambar 17

 

 

MEMBUAT LINK DAN NAVIGASI

Menu yang mudah digunakan (user friendly) dapat membantu pengguna ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya menggunakan tombol menu yang umum, seperti: Home, Product, Service, dan Contact Us

Dalam Macromedia Dreamweaver, kita membuat Pop-up Menu, dan Jumping Menu secara mudah. Anda tidak bersusah payah menuliskan script yang panjang dalam bahasa Javascript karena telah disediakan tool yang sangat mudah dan fleksibel.

1. Membuat Pop-up Menu

Keunggulan software Macromedia Dreamweaver dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis adalah adanya tool untuk membuat menu pop-up yang dibuat dengan bahasa Java. Bagi mereka yang masih awan dengan bahasa Java, tidak perlu bingung karena disediakan panel Behavior untuk mempermudah dalam pembuatan menu pop-up.

Sebelum membuat pop-up menu terlebih dulu harus menyiapkan nama file sebagai link. Sebagai contoh: ketika user memilih menu PC maka yang akan muncul adalah pilihan nama computer seperti Acer, HP, BenQ, dan lain sebagainya. Dan ketika user memilih salah satu opsi (missal: Acer) maka akan terhubung ke file tersebut.

Dengan demikian, Anda harus membuat beberapa file dengan bentuk interface yang sama seperti halaman utama, yaitu menyimpan dengan nama lain (contoh: Save As > acer.html). Diasumsikan, Anda telah memiliki beberapa file sebagai link yang dimaksud.

  1. Pertama kali, klik menu PC.
    dreamweaver_21.gif

  2. Jika panel Behaviors belum muncul, aktifkan terlebih dulu dengan cara memilih menu Window > Behaviors.
    dreamweaver_22.gif

  3. Pada panel Behaviors (berada di sebelah kanan), klik tombol Add (tanda plus) untuk membuka menu.
    dreamweaver_23.gif

  4. Selanjutnya pilih Show Pop up Menu.
    dreamweaver_24.gif

  5. Setelah mengklik pilihan tersebut, maka akan muncul kotak dialog Show Pop-up Menu yang masih kosong.
    dreamweaver_25.gif

  6. Pada Tab Contents, masukkan nama menu pada kolom Text (misal: Acer).
    dreamweaver_26.gif

  7. Kemudian masukkan alamat URL pada kolom Link.
    dreamweaver_27.gif

  8. Selanjutnya pada kolom Target, pilih _parent.
    dreamweaver_28.gif

  9. Untuk membuat menu yang baru, klik tanda plus (+) di bagian atas. Kemudian lakukan hal sama seperti pada tahap 6.
    dreamweaver_29.gif

  10. Selanjutnya, klik Tab Appearance untuk mengatur warna teks dan latar belakang pop up menu. Tentukan jenis dan ukuran font yang digunakan. Lalu tentukan pula warna teks dan warna cell ketika mouse berada di atas teks.
    dreamweaver_30.gif

  11. Klik Tab Advanced untuk menentukan lebar, tinggi dan warna border kotak pop up menu.
    dreamweaver_31.gif

  12. Klik Tab Position untuk menentukan posisi pop up menu.
    dreamweaver_32.gif

  13. Setelah selesai klik OK. Untuk melihat hasilnya, klik tombol F12.
    dreamweaver_33.gif

  14. Untuk mengasah keterampilan Anda, buatlah pop-up menu pada tombol lain.

 

 

2. Membuat Rollover Image

Macromedia Dreamweaver selain menyediakan tool untuk membuat Pop up Menu juga menyediakan tool untuk membuat Rollover Image sebagai tombol. Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menyediakan dua buah gambar yang ukurannya sama tapi warnanya berbeda.

  1. Buatlah duplikasi gambar tombol yang telah ada.
    dreamweaver_41.gif

  2. Kemudian editlah file hasil duplikasi tersebut menggunakan Adobe Photoshop. Pilih menu Image > Adjustment > Hue/Saturation.
    dreamweaver_42.gif

  3. Setelah muncul kotak dialog Hue/Saturation, aktifkan pilihan Colorize. Kemudian geser Slider Hue maupun Saturation sesuai kebutuhan. Setelah selesai klik OK, simpan dokumen tersebut dengan cara menekan Ctrl+S.
    dreamweaver_43.gif

  4. Sekarang kembali ke Macromedia Dreamweaver. Klik gambar About Us.
    dreamweaver_44.gif

  5. Hapuslah objek tersebut dengan cara menekan tombol Del. Selanjutnya pilih menu Insert > Image Objects > Rollover Image.
    dreamweaver_45.gif

  6. Setelah muncul kotak dialog Insert Rollover Image, berilah nama gambar pada kolom Image name kemudian tentukan gambar asli pada kolom Original Image. Untuk mempermudah pencarian file, klik tombol Browse. Tentukan pula file untuk gambar rollover pada kolom Rollover Image.
    dreamweaver_46.gif

  7. Masukkan teks alternat pada kolom Alt, lalu tentukan nama file sebagai link ketika tombol tersebut di klik.
    dreamweaver_47.gif

  8. Untuk melihat hasilnya, tekan tombol F12.

HARDWERE

Hardware Komputer 
 
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
 
Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.
 
Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
 
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)
 
Komponen dasar pada komputer terdiri dari input, process, output dan storage.
1. Input Device
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file. Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.  
 
Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
 
 
 
Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard.
 
Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.
 
Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
 
Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
 
2. Pemroses device ( alat pemroses )
 
Power Supplay
Lower supplay menyediakan arus listrik untuk berbagai peralatan CPU power supplay mengkonversi listrik dan menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan komputer. Kualitas power supplay menentukan kwalitas kinerja komputer. Daya sebesar 300-400 wat yang disalurkan power supplay biasanya cukup bagi komputer yang digunakan untuk pengetikan ataupun grafik. Sementara, daya 400-500 watt dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak menggunakan Periferal ( unit tambahan).
 
RAM (Random Access Memory) – Memory
RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi
 
Kartu grafis (unit keluaran)
Kartu grafis, atau kartu video adalah kartu ekspansi yang berfungsi untuk menciptakan dan menampilkan tampilan-tampilan di layar. Kartu grafis ini terdiri dari rangkaian komponen elektronika. Biasanya tertancap pada slot di papan utama CPU pada komputer. Beberapa kartu grafis menawarkan fungsi lain, seperti menangkap video, dan adaptor untuk penala TV, menguraikan MPEG-2 dan MPEG-4, FireWire, dan menghubungkan menuju beberapa layar. Beberapa perusahaan yang membuat kartu grafis terkenal antara lain adalah ATI, Matrox, dan NVIDIA.
 
Prosesor (unit pemprosesan)
Pengertian Prosesor, atau yang biasanya disebut dengan CPU, adalah otak dari komputer. Prosesor adalah komponen yang mengeksekusi perhitungan kompleks yang memungkinkan komputer untuk bisa digunakan menjelajah internet, memutar lagu di iTunes, dan menjalankan sistem operasi.  
 
 
Motherboard (unit pemprosesan)
Motherboard atau Papan induk adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung, motherboard biasa disingkat dengan kata mobo. Pada motherboard inilah perangkat keras seperti Harddisk, ram, prosesor, kartu grafis, dan perangkat keras lain dihubungkan.
Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
 
3. Output device ( Unit keluaran )
 
Monitor
monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.
 
Printer
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.
 
speaker
Sepaker di sini pengertiannya sama dengan speaker pada umumnya, Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.
 
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
 
Harddisk (HDD)
Harddisk bisa juga disebut Harddisk drive (HDD) atau hard drive (HD), Harddisk adalah sebuah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sekunder, di dalam harddisk berisi piringan magnetis.
 
5. Periferal (unit tambahan)
 
Modem
pengertian Modulator adalah suatu rangkaian yang berfungsi melakukan proses modulasi, yaitu proses “menumpangkan” data pada frekuensi gelombang pembawa (carrier signal) ke sinyal informasi/pesan agar bisa dikirim ke penerima melalui media tertentu ( seperti media kabel atau udara), biasanya berupa gelombang sinus. Dalam hal ini sinyal pesan disebut juga sinyal pemodulasi.
 
kartu suara
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer.
 

REMOTE DESKTOP

Remote Desktop Protocol (RDP) adalah sebuah protokol khusus yang dikembangkan oleh Microsoft, yang menyangkut menyediakan pengguna dengan sebuah antarmuka grafis ke komputer lain. The protocol is an extension of the ITU-T T.128 application sharing protocol. [ 1 ] Clients exist for most versions of Microsoft Windows (including Windows Mobile ), Linux , Unix , Mac OS X and other modern operating systems . Protokol adalah perpanjangan dari ITU-T T.128 protokol berbagi aplikasi. [1] Klien ada untuk sebagian besar versi Microsoft Windows (termasuk Windows Mobile), Linux, Unix, Mac OS X dan modern lainnya sistem operasi. By default the server listens on TCP port 3389. [ 2 ] Secara default server mendengarkan pada TCP port 3389. [2]

Microsoft currently refers to their official RDP server software as Remote Desktop Services , formerly “Terminal Services”. Microsoft saat ini mengacu pada RDP resmi mereka sebagai perangkat lunak server Remote Desktop Services, sebelumnya “Terminal Services”. Their official client software is currently referred to as Remote Desktop Connection , formerly “Terminal Services Client”. Perangkat lunak klien resmi mereka saat ini disebut sebagai Remote Desktop Connection, sebelumnya “Terminal Services Client”.

Every Windows version beginning with Windows XP includes an installed Remote Desktop Connection (RDC) (“Terminal Services”) client (mstsc.exe) whose version is determined by that of the operating system or last applied Windows Service Pack. Setiap versi Windows mulai dengan Windows XP yang sudah diinstal meliputi Remote Desktop Connection (RDC) ( “Terminal Services”) klien (mstsc.exe) versi yang ditentukan oleh sistem operasi atau yang terakhir diterapkan Windows Service Pack. The Terminal Services server is supported as an official feature on Windows NT 4.0 Terminal Server Edition, Windows 2000 Server , all editions of Windows XP except Windows XP Home Edition, Windows Server 2003 , Windows Home Server , on Windows Fundamentals for Legacy PCs , in Windows Vista Ultimate, Enterprise and Business editions, Windows Server 2008 and Windows Server 2008 R2 and on Windows 7 Professional and above. Terminal Services server mendukung fitur sebagai resmi pada Windows NT 4.0 Terminal Server Edition, Windows 2000 Server, semua edisi Windows XP, kecuali Windows XP Home Edition, Windows Server 2003, Windows Home Server, pada Windows Fundamentals for Legacy PC, di Windows Vista Ultimate, Enterprise dan Business edisi, Windows Server 2008 dan Windows Server 2008 R2 dan pada Windows 7 Profesional dan atas.

Microsoft provides the client required for connecting to newer RDP versions for downlevel operating systems. Microsoft menyediakan klien yang diperlukan untuk menghubungkan ke lebih baru RDP downlevel versi untuk sistem operasi. Since the server improvements are not available downlevel, the features introduced with each newer RDP version only work on downlevel operating systems when connecting to a higher version RDP server from these older operating systems, and not when using the RDP server in the older operating system. Karena perbaikan server tidak tersedia downlevel, diperkenalkan fitur RDP dengan masing-masing versi yang lebih baru hanya bekerja pada sistem operasi downlevel saat terhubung ke server RDP versi yang lebih tinggi dari sistem operasi yang lebih besar ini, dan bukan ketika menggunakan RDP server di sistem operasi yang lebih tua.

Based on the ITU-T T.128 application sharing protocol (during draft also known as “T.share”) from the T.120 recommendation series, the first version of RDP (named version 4.0) was introduced by Microsoft with “Terminal Services”, as a part of their product Windows NT 4.0 Server, Terminal Server Edition . Berdasarkan ITU-T T.128 berbagi aplikasi protokol (selama rancangan juga dikenal sebagai “T.share”) dari T.120 rekomendasi seri, versi pertama RDP (nama versi 4.0) diperkenalkan oleh Microsoft dengan “Terminal Services “, sebagai bagian dari produk mereka Windows NT 4.0 Server, Terminal Server Edition.

Version 5.0, introduced with Windows 2000 Server , added support for a number of features, including printing to local printers, and aimed to improve network bandwidth usage. Versi 5.0, diperkenalkan dengan Windows 2000 Server, menambahkan dukungan untuk beberapa fitur, termasuk mencetak ke printer lokal, dan bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bandwidth jaringan.

Version 5.1, introduced with Windows XP Professional , included support for 24-bit color and sound. Versi 5.1, diperkenalkan dengan Windows XP Professional, termasuk dukungan untuk 24-bit warna dan suara. The client is available for Windows 2000 , Windows 9x , Windows NT 4.0 . [ 3 ] With this version, the name of the client was changed from Terminal Services Client to Remote Desktop Connection . Klien tersedia untuk Windows 2000, Windows 9x, Windows NT 4.0. [3] Dengan versi ini, nama klien diubah dari Terminal Services Client untuk Remote Desktop Connection.

Version 5.2, introduced with Windows Server 2003 , included support for console mode connections, a session directory, and local resource mapping. Versi 5.2, diperkenalkan dengan Windows Server 2003, termasuk dukungan untuk modus konsol koneksi, direktori sesi, dan pemetaan sumber daya lokal. It also introduces Transport Layer Security (TLS) 1.0 for server authentication, and to encrypt terminal server communications. [ 4 ] Ini juga memperkenalkan Transport Layer Security (TLS) 1,0 untuk otentikasi server, dan untuk mengenkripsi komunikasi server terminal. [4]

Version 6.0 was introduced with Windows Vista and incorporated support for Windows Presentation Foundation applications, Network Level Authentication , multi-monitor spanning and large desktop support, and support for TLS 1.0 connections. [ 5 ] Version 6.0 is available for Windows XP SP2, Windows Server 2003 SP1/SP2 (x86 and x64 editions) and Windows XP Professional x64 Edition. Versi 6.0 telah diperkenalkan dengan Windows Vista dan memasukkan dukungan untuk Windows Presentation Foundation aplikasi, Jaringan Level Authentication, multi-monitor terbentang dan dukungan desktop yang besar, dan dukungan untuk TLS 1.0 koneksi. [5] Versi 6.0 adalah tersedia untuk Windows XP SP2, Windows Server 2003 SP1/SP2 (edisi x86 dan x64) dan Windows XP Professional x64 Edition.

Version 6.1 was released in February 2008 and is included with Windows Server 2008 , as well as with Windows Vista Service Pack 1 and Windows XP Service Pack 3. Versi 6.1 dirilis pada Februari 2008 dan disertakan dengan Windows Server 2008, dan juga dengan Windows Vista Service Pack 1 dan Windows XP Service Pack 3. It is also installable through KB952155 for Windows XP SP2. [ 6 ] . Hal ini juga diinstal melalui KB952155 untuk Windows XP SP2. [6]. In addition to changes related to how a remote administrator connects to the “console”, [ 7 ] this version incorporates new functionality introduced in Windows Server 2008, such as connecting remotely to individual programs and a new Terminal Services Easy Print driver, a new client-side printer redirection system that makes the client’s full print capabilities available to applications running on the server, without having to install print drivers on the server. [ 8 ] Selain perubahan terkait dengan cara remote administrator terhubung ke “console”, [7] versi ini menggabungkan fungsi baru yang diperkenalkan di Windows Server 2008, seperti remote menghubungkan program-program individu dan Terminal Services yang baru Mudah Cetak pengemudi, seorang klien baru printer sisi sistem pengalihan yang membuat klien kemampuan cetak lengkap tersedia untuk aplikasi yang berjalan di server, tanpa harus menginstal driver mencetak pada server. [8]

Version 7.0 was released to manufacturing July 2009 and is included with Windows Server 2008 R2, as well as with Windows 7 [ 9 ] . Versi 7.0 dirilis pada Juli 2009 dan manufaktur disertakan dengan Windows Server 2008 R2, dan juga dengan Windows 7 [9]. With this release, the server name was also changed from Terminal Services to Remote Desktop Services . Dengan rilis ini, nama server itu juga berubah dari Terminal Services untuk Remote Desktop Services. This version incorporates new functionality such as Windows Media Player redirection, bidirectional audio, true multimonitor support, Aero glass support, enhanced bitmap acceleration, Easy Print redirection [ 10 ] , Language Bar docking. Versi ini menggabungkan fungsionalitas baru seperti Windows Media Player pengalihan, bidirectional audio, benar multimonitor dukungan, kaca Aero dukungan, meningkatkan percepatan bitmap, Mudah Cetak pengalihan [10], Bahasa Bar docking. The RDP 7.0 client is available on Windows XP SP3 and Windows Vista SP1/SP2. [ 11 ] RDP 6.1 client and RDP 7.0 client are not supported on Windows Server 2003 x86 and Windows Server 2003 / Windows XP Professional x64 editions. 7,0 RDP klien yang tersedia pada Windows XP SP3 dan Windows Vista SP1/SP2. [11] RDP RDP 6,1 dan 7,0 klien klien tidak didukung pada Windows Server 2003 x86 dan Windows Server 2003 / Windows XP Professional edisi x64. RDP 7.0 clients also do not support connecting to terminal servers running Windows 2000 Server . [ 12 ] RDP 7,0 klien juga tidak mendukung koneksi ke server terminal menjalankan Windows 2000 Server. [12]

Most RDP 7.0 features like Aero glass remoting, bidirectional audio, Windows Media Player redirection, true multiple monitor support, Remote Desktop Easy Print are only available in Windows 7 Enterprise or Ultimate editions. [ 13 ] [ 14 ] Sebagian besar fitur seperti 7,0 RDP kaca Aero Remoting, bidirectional audio, Windows Media Player pengalihan, benar memonitor beberapa dukungan, Mudah Cetak Remote Desktop hanya tersedia di Windows 7 edisi Enterprise atau Ultimate. [13] [14]
Contents Isi
[hide]

* 1 Features 1 Fitur
* 2 See also 2 Lihat juga
* 3 References 3 Referensi
* 4 External links 4 Pranala luar

[ edit ] Features [Sunting] Fitur

* 32-bit color support. 32-bit color dukungan. 8-, 15-, 16-, and 24-bit color are also supported. 8 -, 15 -, 16 -, dan warna 24-bit juga didukung.
* 128-bit encryption, using the RC4 encryption algorithm, as of Version 6. [ 15 ] Older implementations suffer from a man-in-the-middle vulnerability , which can allow an attacker to decrypt the encrypted streams by recording the encryption key as it is transmitted. [ 16 ] 128-bit, dengan menggunakan RC4 algoritma enkripsi, seperti dari Versi 6. [15] Older implementasi menderita man-in-the-middle kerentanan, yang dapat memungkinkan penyerang untuk mendekripsi aliran dienkripsi dengan merekam kunci enkripsi seperti ditularkan. [16]
* Audio Redirection allows users to run an audio program on the remote desktop and have the sound redirected to their local computer. Audio Redirection memungkinkan pengguna untuk menjalankan sebuah program audio pada remote desktop dan memiliki suara diarahkan ke komputer lokal.
* File System Redirection allows users to use their local files on a remote desktop within the terminal session. File System Redirection memungkinkan pengguna untuk menggunakan file lokal di remote desktop dalam sesi terminal.
* Printer Redirection allows users to use their local printer within the terminal session as they would with a locally or network shared printer. Printer Redirection memungkinkan pengguna untuk menggunakan printer lokal mereka dalam sesi terminal karena mereka akan dengan jaringan lokal atau berbagi printer.
* Port Redirection allows applications running within the terminal session to access local serial and parallel ports directly. Port Redirection memungkinkan aplikasi berjalan dalam sesi terminal lokal untuk mengakses port serial dan paralel secara langsung.
* The clipboard can be shared between the remote computer and the local computer. Clipboard dapat dibagi antara komputer dan remote komputer lokal.
* Seamless Windows: Remote applications can run on a client machine that is served by a Remote Desktop connection. Seamless Windows: Remote aplikasi dapat dijalankan pada mesin klien yang dilayani oleh sebuah Remote Desktop sambungan. It uses virtual channel method, and available since RDP 5 [ 17 ] . Menggunakan saluran virtual metode, dan tersedia sejak RDP 5 [17].

The following features were introduced with the release of RDP 6.0 in 2006: Fitur berikut diperkenalkan dengan merilis RDP 6.0 pada 2006:

* Remote Programs: Application publishing with client-side file type associations. Remote Program: Permohonan penerbitan dengan sisi klien asosiasi jenis file.
* Terminal Services Gateway: Enables the ability to use a front-end IIS server to accept connections (over port 443 ) for back-end Terminal Services servers via an https connection, similar to how RPC over https allows Outlook clients to connect to a back-end Exchange 2003 server. Terminal Services Gateway: Memungkinkan kemampuan untuk menggunakan IIS front-end server untuk menerima koneksi (melalui port 443) untuk back-end Terminal Services server melalui https koneksi, serupa dengan RPC lebih https Outlook memungkinkan klien untuk menyambung ke back – akhir Exchange 2003 server. Requires Windows Server 2008 Memerlukan Windows Server 2008
* Network Level Authentication Jaringan Level Authentication
* Support for remoting the Aero Glass Theme (or Composed Desktop), including ClearType font smoothing technology. Dukungan untuk Remoting dengan Aero Glass Theme (atau Composed Desktop), termasuk ClearType font smoothing teknologi.
* Support for remoting of Windows Presentation Foundation applications: Compatible clients that have .NET Framework 3.0 support will be able to display full Windows Presentation Foundation effects on a local machine. Dukungan untuk Remoting dari Windows Presentation Foundation aplikasi: Kompatibel klien yang telah. NET Framework 3.0 dukungan akan dapat menampilkan penuh Windows Presentation Foundation efek pada mesin lokal.
* Rewrite of device redirection to be more general-purpose, allowing a greater variety of devices to be accessed. Ditulis ulang perangkat agar lebih redirection-tujuan umum, memungkinkan berbagai perangkat yang lebih besar yang akan diakses.
* Fully configurable and scriptable via Windows Management Instrumentation . Bisa diatur dan scriptable melalui Windows Management Instrumentation.
* Improved bandwidth tuning for RDP clients. Peningkatan bandwidth RDP tuning untuk klien.
* Support for Transport Layer Security (TLS) 1.0 on both server and client ends (set as default). Dukungan untuk Transport Layer Security (TLS) 1,0 pada kedua server dan klien berakhir (ditetapkan sebagai default).
* Multiple monitor support. Multiple monitor support. Spread session across two monitors. Sesi tersebar di dua pemantau.

[ edit ] See also [Sunting] Lihat pula

* Comparison of remote desktop software Perbandingan perangkat lunak desktop remote
* Independent Computing Architecture Independen Komputasi Arsitektur
* tsclient tsclient

[ edit ] References [Sunting] Referensi

1. ^ http://www.rdesktop.org/#docs ^ http://www.rdesktop.org/ # docs
2. ^ “How to change the listening port for Remote Desktop” . ^ “Bagaimana mengubah mendengarkan port untuk Remote Desktop”. Microsoft. Microsoft. 2007-01-31 . http://support.microsoft.com/kb/306759 . 2007/01/31. http://support.microsoft.com/kb/306759. Retrieved 2007-11-02 . Diperoleh 2007/11/02. Microsoft KB article 306759, revision 2.2. Microsoft KB artikel 306.759, revisi 2.2.
3. ^ Windows XP Remote Desktop Connection software [XPSP2 5.1.2600.2180 ] ^ Windows XP Remote Desktop Connection perangkat lunak [XPSP2 5.1.2600.2180]
4. ^ “Configuring authentication and encryption” . January 21, 2005 . http://technet.microsoft.com/en-us/library/cc782610.aspx . ^ “Konfigurasi otentikasi dan enkripsi”. 21 Januari 2005. http://technet.microsoft.com/en-us/library/cc782610.aspx. Retrieved 2009-03-30 . Diperoleh 2009/03/30. Microsoft Technet article Microsoft Technet Artikel
5. ^ “Remote Desktop Connection (Terminal Services Client 6.0)” . ^ “Remote Desktop Connection (Terminal Services Client 6,0)”. 2007-06-08 . http://support.microsoft.com/default.aspx/kb/925876 . 2007/06/08. http://support.microsoft.com/default.aspx/kb/925876. Retrieved 2007-06-20 . Diperoleh 2007/06/20. Microsoft KB article 925876, revision 7.0. Microsoft KB artikel 925.876, revisi 7.0.
6. ^ Description of the Remote Desktop Connection 6.1 client update for Terminal Services in Windows XP Service Pack 2 ^ Deskripsi 6,1 Remote Desktop Connection klien update for Terminal Services dalam Windows XP Service Pack 2
7. ^ “Changes to Remote Administration in Windows Server 2008″ . Terminal Services Team Blog . ^ “Perubahan untuk Remote Administrasi pada Windows Server 2008″. Terminal Services Team Blog. Microsoft. Microsoft. December 17, 2007 . http://blogs.msdn.com/ts/archive/2007/12/17/changes-to-remote-administration-in-windows-server-2008.aspx . 17 Desember 2007. http://blogs.msdn.com/ts/archive/2007/12/17/changes-to-remote-administration-in-windows-server-2008.aspx. Retrieved 2008-02-10 . Diperoleh 2008/02/10.
8. ^ “Terminal Services Printing” . TechNet — Windows Server 2008 Technical Library . ^ “Terminal Services Printing”. TechNet – Windows Server 2008 Perpustakaan Teknis. Microsoft. Microsoft. January 10, 2008 . http://technet2.microsoft.com/windowsserver2008/en/library/484d57e7-feb4-4dcc-9d13-152c053516471033.mspx?pf=true . 10 Januari 2008. http://technet2.microsoft.com/windowsserver2008/en/library/484d57e7-feb4-4dcc-9d13-152c053516471033.mspx?pf=true. Retrieved 2008-02-10 . Diperoleh 2008/02/10.
9. ^ “Remote Desktop Connection 7 for Windows 7, Windows XP & Windows Vista” . Terminal Services Team Blog . ^ “Remote Desktop Connection 7 untuk Windows 7, Windows XP & Windows Vista”. Terminal Services Team Blog. Microsoft. Microsoft. August 21, 2009 . http://blogs.msdn.com/rds/archive/2009/08/21/remote-desktop-connection-7-for-windows-7-windows-xp-windows-vista.aspx . 21 Agustus 2009. http://blogs.msdn.com/rds/archive/2009/08/21/remote-desktop-connection-7-for-windows-7-windows-xp-windows-vista.aspx. Retrieved 2009-08-21 . Diperoleh 2009/08/21.
10. ^ Using Remote Desktop Easy Print in Windows 7 and Windows Server 2008 R2 ^ Menggunakan Remote Desktop Mudah Cetak pada Windows 7 dan Windows Server 2008 R2
11. ^ Announcing the availability of Remote Desktop Connection 7.0 for Windows XP SP3, Windows Vista SP1, and Windows Vista SP2 ^ Mengumumkan ketersediaan Remote Desktop Connection 7.0 untuk Windows XP SP3, Windows Vista SP1, dan Windows Vista SP2
12. ^ Remote Desktop Connection Client 7.0 does not support accessing Windows 2000 servers ^ Remote Desktop Connection Client 7,0 mengakses tidak mendukung Windows 2000 server
13. ^ Aero Glass Remoting in Windows Server 2008 R2 ^ Remoting Aero Glass pada Windows Server 2008 R2
14. ^ Remote Desktop Connection 7 for Windows 7, Windows XP & Windows Vista ^ Remote Desktop Connection 7 untuk Windows 7, Windows XP & Windows Vista
15. ^ “Remote Desktop Protocol” . ^ “Remote Desktop Protocol”. Microsoft . http://msdn.microsoft.com/en-us/library/aa383015(VS.85).aspx . Microsoft. http://msdn.microsoft.com/en-us/library/aa383015 (VS.85). Aspx. Retrieved 2009-03-30 . Diperoleh 2009/03/30.
16. ^ “Microsoft RDP Man in the Middle Vulnerability” . ^ “Microsoft RDP Manusia di Vulnerability Tengah”. SecuriTeam. SecuriTeam. 2005-06-02 . http://www.securiteam.com/windowsntfocus/5EP010KG0G.html . 2005/06/02. http://www.securiteam.com/windowsntfocus/5EP010KG0G.html. Retrieved 2007-11-02 . Diperoleh 2007/11/02.
17. ^ http://www.codeproject.com/KB/IP/tswindowclipper.aspx ^ http://www.codeproject.com/KB/IP/tswindowclipper.aspx

[ edit ] External links [Sunting] Pranala luar

* Technical Overview of Terminal Services – a more detailed feature list. Ikhtisar Teknis Terminal Services – fitur yang lebih rinci daftar.
* Remote Desktop Protocol – from Microsoft’s Developer Network Remote Desktop Protocol – dari Microsoft Developer Network
* Understanding the Remote Desktop Protocol – from support.microsoft.com Memahami Remote Desktop Protocol – dari support.microsoft.com
* MS-RDPBCGR: Remote Desktop Protocol: Basic Connectivity and Graphics Remoting Specification – from Microsoft’s Developer Network MS-RDPBCGR: Remote Desktop Protocol: Dasar Konektivitas dan Grafis Remoting Spesifikasi – dari Microsoft Developer Network

Komponen CPU dan Fungsinya

Komponen CPU dan Fungsinya

27/06/2012 Tinggalkan Komentar

Komponen CPU dan Fungsinya

1 . Motherboard :
Tempat kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.

2 . Prosesor :
Otak sebuah komputer yang bertugas memproses perintah dan logika yang diberikan oleh operator komputer, banyaknya jenis processor yang ada sebanding dengan software yang berkembang dipasaran kerena dituntut untuk dapat melakukan banyak perkerjaan salam satu waktu terkadang pemilihan processor yang kita gunakan harus tepat, karena jika sampai salah pilih akan berimbas pada lambatnya proses kerja sebuah komputer yang pasti berimbas langusng pada pekerjaan pengguna komputer.

3 . RAM :
Berfungsi menampung data yang telah terproses oleh processor sebelum di alirkan kebagian-bagian yang membutuhkan, banayknya pengembangan yang dilakukan pada bagian ini membuat kita lebih mudah dalam pemilihan ram yang cocok untuk pekerjaan kita, apalagi sekarang hampir semua merk menerapkan sistem garansi lifetime pada ram.4 .Chipsetmengatur komunikasi antara komponen. Chipset dibagi menjadi dua bagian. Chip pertama disebut “Nort Bridge” yang dapat mengatur komunikasi antara AGP, RAM, Processor, dan “South Bridge” pada chipset. Dan bagian chip yang kedua adalah “South Bridge” yang dapat mengatur semua inputan dan output pada komputer, termasuk PCI dan ISA bus. Processor, Memori (RAM), Cache, dan Chipset bekerja bersama untuk mengaktifkan fungsi komputer.

5 . Video card VGA :
Mengolah gambar sebelum ditampilkan ke monitor, banyaknya kebutuhan pengolahan gambar bagi gamers atau designer yang mengharuskan merogoh kantong yang agak dalam, beruntung sekarang bagi pengguna komputer kantor video grafis sudah terintegrasi dalam motherboard sehingga lebih menghemat pengeluaran.

6 . Sound card :
Fungsi kartu suara sebagai prosesor audio untuk komputer Anda. Analog atau sinyal digital yang masuk ke dalam input kartu dan digital diinterpretasikan sebagai algoritma yang pada gilirannya ditafsirkan sebagai bentuk gelombang dan menghasilkan sinyal sonik dalam output dari kartu suara komputer. Kartu suara adalah perangkat yang dipasang berjalan pada sistem komputer Anda, dengan sifat keras diprogram dan driver perangkat terpisah. Kartu suara mengontrol semua audio pada komputer.

7 . Hardisk :
Sebagai penyimpanan data pada komputer, kapasitas yang benar tentu saja berpengaruh terhadap jumlah data yang dapat kita simpan, ditambah lagi buffer yang besar akan membantu kecepatan transfer baik antar hardisk ataupun untuk proses suatu program. Fungsi lain dari hardisk untuk penyimapanan data yang bersifat mobile dengan sedikit penambahan casing pada hardisk laptop.

8 . Optical disk drive :
Fungsi utama untuk pembacaan pada media CD ataupun DVD, memang secara fungsi sekarang kurang diminati karena banyaknya media penyimpanan yang bersifat mobile dan berkapasitas lebih besar daripada CD, DVD ataupun Blueray yang dapat diakses langsung tanpa menggunakan CD atau pun DVD.

9 . Power suplay :
Mengubah jenis daya listrik yang tersedia di stopkontak, 120 volt, 60 Hz, menjadi arus komputer dapat digunakan, +5 dan +12 volt DC saat ini. Biasanya komponen elektronik digital dan sirkuit di komputer, seperti motherboard, kartu adaptor, dan papan disk drive logika, gunakan +5 volt power, dan kipas dan motor disk drive menggunakan daya +12 volt. Untuk komputer untuk berjalan dengan baik, pasokan dari kedua jenis arus harus diberikan setiap saat.

10 . Casing :
Berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainyaMelindungi berbagai komponen di dalamnya dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat bekerja Casing juga menjadi penting karena hampir semua periferal macam motherboard, CD-ROM drive, harddisk, dan floppy drive menggunakan casing ini sebagai tempat dudukannya alias tempat bekerjanya sehari-hari.

Pengertian dan Jenis Processor

Pengertian dan Jenis Processor

Posted on 17 June 2009 by Babesajabu

processorProcessor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.

Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang processor1ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :

  • Aritcmatics Logical Unit (ALU)
  • Control Unit (CU)
  • Memory Unit (MU)

Sejarah Perkembangan Mikroprocessor

Dimulai dari sini :

1971 : 4004 Microprocessor

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

1972 : 8008 Microprocessor

Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

1974 : 8080 Microprocessor

Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

1978 : 8086-8088 Microprocessor

Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

1982 : 286 Microprocessor

Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

1985 : Intel386™ Microprocessor

Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004

1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor

Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995 : Intel® Pentium® Pro Processor

Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

1997 : Intel® Pentium® II Processor

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor

Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

1999 : Intel® Celeron® Processor

Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

1999 : Intel® Pentium® III Processor

Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor

Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

2000 : Intel® Pentium® 4 Processor

Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001 : Intel® Xeon® Processor

Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

2001 : Intel® Itanium® Processor

Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

2002 : Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium

2003 : Intel® Pentium® M Processor

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets

7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

2005 : Intel Pentium D 820/830/840

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006 : Intel Core 2 Quad Q6600

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )

2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

Cara Setting IP Address Static Pada Linux Ubuntu 10.10

 


Cara Setting IP Address Static Pada Linux Ubuntu 10.10 cukup berbeda bila di bandingkan dengan cara setting ip address pada windows.

Misalkan Ada Kasus Seperti ini, Menghubungkan 2 buah komputer (Linux Ubuntu dan Windows Xp )

Komputer Linux Ubuntu akan di SET
IP-nya = 192.168.1.1
Subnet Mask-nya = 255.255.255.0

Komputer Windows Xp akan di SET
IP-nya  = 192.168.1.2
Subnet Mask-nya = 255.255.255.0

Sebelum Mensetting IP terlebih dahulu berpindah dari user biasa ($) masuk ke super user root (#) dulu
$ sudo su -l
isikan passwordnya : (password kosong tidak terlihat, jika sudah diisi tekan enter)
setelah itu maka akan berpindah ke root dengan ciri-ciri ada tanda #

Langkah Setting IP Address :

1.Lakukan perubahan / edit file pada file interfaces
 # nano /etc/network/interfaces

2. Isikan Seperti Contoh Di bawah Ini

 
auto lo
iface lo inet loopback
 
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.1         <— IP Address LINUX UBUNTU
netmask 255.255.255.0       <— Subnet Mask-nya 
broadcast 192.168.1.255
network 192.168.1.0
 
3. Jika Sudah Lakukan penyimpanan dengan menekan (Ctrl + X) dan tekan enter
 
4. Setelah itu restart service IP Addressnya
# /etc/init.d/networking restart
 
5. Untuk mengecek hasil setting berhasil atau tidaknya 
# ifconfig
 
6. Cek koneksi ke ip windows 192.168.1.2, 

#ping 192.168.1.2

7. Jika BERHASIL maka akan muncul Hasil pesan Reply ada TTL.

*Semoga Bermanfaat

KONFIGURASI JARINGAN PC CLIENT

Konfigurasi Jaringan PC Client

 

Pengaturan Network Setup : Konfigurasi Jaringan PC Client

Untuk melakukan konfigurasi Jaringan PC Client Sebagai berikut :
  • Mengelik kana icon “My Computer” pada desktop lalu memilih menu propesties
  • Memilih tab “computer name” kemudian pilih tombol change.
Konfigurasi Nama Komputer

 

  •  Pada kotak “computer name” mengisi instruktur jika yang dikonfigurasi adalah PC instruktur.jika client di isi “01” dan seterusnya yang sesuai dengan no urut client.

 

Konfigurasi Komputer Instruktur
 
  • Selanjutnya menglik tombol OK dan restart komputer agar perubahan dapat diberlalukan.

Komfigurasi IP Address

Adapun cara – cara untuk melakukan konfigurasi IP Address sebagai berikut “
  • Memilih menu star kemudian settings lalu mengklik “Kontrol Panel” dan akan muncul seperti gambar dibawah ini .
Setting Network and Internet  Connections
  • Mengkil dua kali pada icon “Network Connection”, selanjutnya akan muncul jendela “network connection”, selanjutnya memilih menu “Properties”
Setting Network Connection
  • Pada jendela ” Local Area Connection” mengklik 2x pada ” Intenet Protocol TCP/IP
 
Internet Protocol TCP/IP
 
  • Konfigurasi masing – maisng PC Client berdasarkan IP Address yang telah ditentukan sebelumnya.
Setting IP Address  NIC